Polres Kukar Usut Pengadaan Sewa Mobil Khusus Kades untuk Program Stunting 2020
(Mobil khusus kepala desa untuk program stunting 2020, dipasang stiker RaGaPantas)
TENGGARONG, Unit
Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Kutai Kartanegara saat ini tengah mengusut
persoalan pengadaan sewa mobil khusus untuk Kepala Desa se Kukar dalam rangka
program stunting Desa Tahun 2020.
“Hari ini (Rabu 29 Juli
2020) kita melakukan pemanggilan pemeriksaan saksi atas dugaan kasus tersebut.
Saat ini masih berproses sehingga kami belum bisa menyampaikan terlalu jauh,”
kata Kasat Reskrim Polres Kukar AKP Herman S melalui Kanit Tipikor Ipda Gede
Wijaya SH, Rabu (29/7/2020) diruang kerjanya.
Untuk diketahui bahwa
persoalan pengadaan sewa mobil khusus kepala desa se Kukar untuk program
stunting Desa tahun 2020 sempat menjadi sorotan, dan persoalan tersebut dibahas
pada Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPRD Kukar, dengan menghadirkan sejumlah
kepala desa, Kepala Dinas Pemerdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa, serta
Komite Nasional Transparansi Pembangunan Daerah (Kominas-Transpemda).
Deni Ruslan
Koordinator Kominas Transpemda mengungkapkan, penganggaran dan pelaksanaan
kegiatan pengadaan sewa mobil untuk operasional khusus kepala desa di Kukar
untuk stunting 2020, patut diduga berpotensi merugikana keuangan negara.
“Seluruh desa diminta
untuk menganggarkan belanja sewa kendaraan untuk 12 bulan,” katanya.
Berdasarkan surat
sewa kendaraan dari Track Astra Rent A penyedia jasa layanan sewa kendaraan, NO
0009/YIN/Trac-BPP/XII/2019 tanggal 26 Desember 2019 yang merupakan jawaban atas
permintaan piha DPMD Kukar, menawarkan harga sewa mobil untuk berbagai type
bekisar terendah Rp5,2 juta/bulan untuk type mobil new Avanza 1,3 E AT tahun
2017 dan tertinggi Rp6,8 juta/bulan untuk type Avanza 1,5 Velos AT tahun 2019.
Dari keseluruhan desa
yang ada di Kukar yang berjumlah 193 desa, seyogiyanya hanya 6 desa yang masuk
dalam program stunting dimaksud.”Namun pada pelaksananya hampir semua desa
memasukkan anggaran pengadaan sewa mobil khusus tersebut,” ujarnya.(awi/Poskotakaltimnews.com)